Author Archives: mahmudi

  • 0

Student Road Hang on Syari’ah (BEM Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ)

Category : Berita

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UNSIQ telah mengadakan Syari’ah Fair yang bertemakan “Student Road Hang on Syari’ah”  selama dua hari pada tanggal 29-30 Maret 2017 di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo. Acara ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan Fakultas Syari’ah dan Hukum sekaligus mengenalkan Syari’ah kepada siswa-siswi SMA/Sederajat se-Kabupaten Wonosobo, mahasiswa mahasiswi dan masyarakat umum.

Di dalam Gedung Adipura, selain terdapat panggung yang dimeriahkan oleh Ipqosh, Bintang Tamu, HMP se-Fakultas Syari’ah dan Hukum, Teater Banyu, Stand up Comedy Wonsobo,  jurnalis TVRI, BKKBN, Enemy Down serta penampilan dari beberapa band seperti The Junkies, Behind The Scene, Get Me House, Am Collection, G-band dan Qotrunnada juga terdapat 16 stand yang berisi HMP Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, HMP Perbankan Syari’ah, HMP Muamalah, HMP Ilmu Hukum, HMP Hukum Keluarga, Nuqta Hijab, Elena Hijab, Ivanovi Hijab, Re-Coffee, Mbakyu Blogger, Carica Gerai Nusantara, Join Coffee dan Z.Co kebab. Adapun stand yang terdapat diluar yaitu stand sepatu.

Dihari pertama setelah pembukaan Syari’ah Fair, ada 2 artis pemain Film Cinta Subuh yaitu Kak AndreM. Addin dan Kak Hidayatur Rahmi yang menjadi pemateri dalam Seminar Nasional dengan tema Hijrah Bukan Sekedar Fashion tapi juga Passion.  Selain aktor di Cinta Subuh, Kak Andre merupakan produser maker muslim dan untuk Kak Rahmi, dia merupakan Top ten World Muslimah 2013. Seminar Nasional ini berjalan dengan lancar dengan peserta sebanyak 437 dari siswa-siswi SMA/Sederajat, mahasiswa-mahasiswi, tamu undangan dan masyarakat umum. Adapun kesimpulan dari Seminar Nasional ini adalah ketika kita sudah masuk Islam kita harus kaffah, artinya jangan setengah-setengah. Semua peraturan harus diterima dan dijalani. Setelah acara Seminar selesai, dilanjut dengan presentasi HMP Muamalah, HMP Perbankan Syari’ah, HMP Hukum Keluarga dan HMP Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dimana mereka memperkenalkan dan menjelaskan prodi mereka dengan tujuan untuk mensosialisasikan prodi mereka kepada audience. Kemudian dilanjut dengan perform band dari Am Collection. Untuk acara yang terakhir di hari pertama adalah penampilan Teater Banyu yang membawakan Teater dengan judul “Sandal” dimana disitu menceritakan tentang hukum Indonesia yang tidak adil dan dikemas dalam bentuk komedi sehingga sangat menarik dan  audience pun merasa terhibur.

Dihari kedua, acara Syari’ah Fair diawali dengan Stand up Comedy dan dilanjut dengan Sosialisasi Tunda Pernikahan Dini oleh Mukharom dari BKKBN dan Motivasi Sukses UN oleh Rifki Aulia Erlangga dari Jurnalis TVRI dengan peserta sebanyak 186 dari siswa-siswi SMA/sederajat dan mahasiswa-mahasiswi. Kesimpulan  dari motivasi UN tersebut adalah ujian yang sesungguhnya merupakan tanggungjawab kepada Tuhan didalam kehidupan yang panjang. Disini Pak Rifqi memberikan motivasi agar siswa lebih bersyukur dan percaya diri dalam mengerjakan soal UN. Setelah sosialisasi dan motivasi tersebut selesai, dilanjut dengan presentasi dari HMP Ilmu Hukum terkait prodinya untuk disosialisasikan. Selesai presentasi, Qotrunnada mulai mempersiapkan diri untuk performnya karena banyaknya alat yang digunakan. Selain alat band yang sudah disediakan, mereka pun membawa beberapa alat musik tradisional dan terbang. Mereka mengkolaborasikan antara musik modern dan musik tradisional dengan membawakan lagu religi. Setelah itu dilanjut dengan perform G-band, D’junkies, Get Me House dan Behind The Scene. Puncak acara dari Syari’ah Fair ini adalah penampilan dari grup band yang mempunyai misi menaikkan haji orang tua mereka. Grup band tersebut adalah Enemy Down. Dalam perform kali ini mereka menampilkan lagu dari album pertama dan keduanya dimana album kedua mereka baru saja dirilis pada bulan Maret. Perform ini dimeriahkan oleh para fans Enemy Down.


Kategori

Statistik

Visitor

Flag Counter